Hari ini, Dia kembali bersuara setelah sekian lama vakum,
Vakum disini dalam artian diam.
Aku tak tau apa yang ada dibenaknya,
Banyak jawaban yang muncul dipikiranku tentang sikap diamnya tersebut.
Mungkin baginya tidak ada hal penting yang ingin dia bicarakan!
Diam bagiku, adalah sesuatu yang sangat efektif untuk menenangkan diri.
Saat kita berhenti berbicara membuka peluang bagi kita, untuk lebih banyak bersyukur tuk semua pemberian Tuhan.
Dalam diam kita di ibaratkan sebagai orang yang memiliki kekurangan, dan setiap kekurangan tersebut Tuhan telah memberikan sebuah pembelajaran yang sangat indah untuk kita.
Memelihara mulut tak semudah merawat nya!
Memeliharanya jauh lebih sulit dari apa yang kita bayangkan sebelumnya.
Mulut itu seperti tekhnologi canggih yang diciptakan Tuhan untuk makhluk hidup.
Saking canggihnya, Iya sangat sensitif terhadap hal apapun, sangat mudah terprovokasi dengan mulut-mlut lain.
Mungkin karna mulut satu dan mulut yang lain sudah punya chemistry dan saling bersingkronisasi.
Dengan diam kita bisa menetralisir kesalahan-kesalahan yang tak perlu.
Mudah-mudahan dengan ini kita semua dapat lebih berhati-hati lagi dalam berujar.
Karna mulut itu bisa jadi bom waktu yang akan menyengsarakan kita didunia dan diakhirat
#sebelumnya, saya juga ingin minta maaf, tuk semua kata-kata kasar yang pernah terujar. :)
Vakum disini dalam artian diam.
Aku tak tau apa yang ada dibenaknya,
Banyak jawaban yang muncul dipikiranku tentang sikap diamnya tersebut.
Mungkin baginya tidak ada hal penting yang ingin dia bicarakan!
Diam bagiku, adalah sesuatu yang sangat efektif untuk menenangkan diri.
Saat kita berhenti berbicara membuka peluang bagi kita, untuk lebih banyak bersyukur tuk semua pemberian Tuhan.
Dalam diam kita di ibaratkan sebagai orang yang memiliki kekurangan, dan setiap kekurangan tersebut Tuhan telah memberikan sebuah pembelajaran yang sangat indah untuk kita.
Memelihara mulut tak semudah merawat nya!
Memeliharanya jauh lebih sulit dari apa yang kita bayangkan sebelumnya.
Mulut itu seperti tekhnologi canggih yang diciptakan Tuhan untuk makhluk hidup.
Saking canggihnya, Iya sangat sensitif terhadap hal apapun, sangat mudah terprovokasi dengan mulut-mlut lain.
Mungkin karna mulut satu dan mulut yang lain sudah punya chemistry dan saling bersingkronisasi.
Dengan diam kita bisa menetralisir kesalahan-kesalahan yang tak perlu.
Mudah-mudahan dengan ini kita semua dapat lebih berhati-hati lagi dalam berujar.
Karna mulut itu bisa jadi bom waktu yang akan menyengsarakan kita didunia dan diakhirat
#sebelumnya, saya juga ingin minta maaf, tuk semua kata-kata kasar yang pernah terujar. :)

