Followers

Saturday, December 22, 2012

Abstrak


kehidupan memang memilih jalannya sendiri, bak arus air yang tak akan pernah berhenti hingga akhir nanti, (?) merasa seperti sebuah ranting kering, bergerak mengikuti arus sungai, menunggu menemukan lautan!
tau itu cuma mimpi, karna memang sangat sulit,
   apa yang bisa di lakukan sebuah ranting?....
hanya bermodalkan harapan dan keyakinan, mencoba melawan (ketakutan) akan hal terburuk, seandainya tak sampai menemukan lautan!
waktu terus berjalan, semakin lama semakin tampak bahwa kehidupan itu memang abstrak, stiap hari melalui jalan yang sama, tapi sebaliknya, sedikit pun tak ada pengertian yang jelas, yang bisa menjadi pedoman!

banyak menemukan hal baru.....
bingung! akhirnya, salah menterjemahkannya?
perjalanan masih sangat jauh, setiap kali melihat kebelakang, banyak hal yang telah dilewatkan begitu saja, tanpa sadar, telah melewatkan banyak hal-hal indah.
ingin berbalik arah, tapi rasanya mustahil.

sungguh sulit memelihara keyakinan ini,
tak pernah menduga sebelumnya, arah yang kulalui itu penuh dengan ranjau,
ranjau itu memang tak memberi efek apa-apa pada fisik,
namun tak ku sangka ranjau itu malah merusak kompas yang aku bawa. 
seperti kehilangan pelita dlm gulita, seperti kehilangan mata dlm terik.

terlihat condong,
dan aku sadar, aku harus bisa seimbang,
mengerahkan sisa tenaga untuk bisa kembali dalam posisi normal,
sudah ku coba berkali-kali, dan aku tetap gagal........!!!! 
mencari alternatif lain yang bisa ku andalkan,
terombang ambing dalam ketidakpastian,

aku harus bisa memposisikan diri senyaman mungkin dalam keadaan tak menentu,
jawaban singkat namun punya makna dalam,
1 hal dalam pikir ku, kau membawa secerca harapan lagi, kepada ku!
aku bisa, kembali menemukan arah menuju lautan.  

No comments:

Post a Comment

Makasih untuk semua yang udah mampir.