Followers

Wednesday, February 19, 2014

Try to Succes

Hari ini aku akan berdamai dengan masa laluku.

Aku akan melupakan sakitnya, dan mengambil pelajarannya.

Hari ini aku akan menjadi pribadi yang lebih bijak dan tak mengulangi kesalahan yang sama, agar tak terbenam dalam tumpukan kesalahanku.

Semoga Tuhan merahmati kesungguhanku untuk menjadi pribadi yang elegan karena masa laluku, dan bermasa depan cemerlang karena kebaikan yang kulakukan hari ini.

Aamiin

Friday, February 7, 2014

Tiga Watak Kerja Profesional

       Untuk menuju hidup seimbang manusia di tuntut untuk bekerja, dan dalam bekerja biasanya tiap2 orang terdapat perbedaan, maka dari itu untuk mendapatkan sesuatu yang kita harapkan (impian), maka praktek kerja kita harus berpola bekerja keras dan bekerja cerdas = >>> kerja profesional.
         Ternyata seseorang yang bekerja secara profesional memiliki watak khusus yang harus kita ikuti. Dalam melakukan tugas profesi, para profesional harus bertindak objektif, artinya bebas dari rasa malu, sentimen, benci, sikap malas dan enggan bertindak, intinya harus percaya diri.

Tiga Watak Kerja Profesional

  • Kerja seorang profesional - itu beritikad untuk merealisasikan kebajikan demi tegaknya kehormatan profesi yang digeluti, dan oleh karenanya tidak terlalu mementingkan atau mengharapkan imbalan upah materiil.
     
  • Kerja seorang profesional  - itu harus dilandasi oleh kemahiran teknis yang berkualitas tinggi yang dicapai melalui proses pendidikan atau pelatihan yang panjang, ekslusif dan berat.
  • Kerja seorang profesional - diukur dengan kualitas teknis dan kualitas moral - harus menundukkan diri pada sebuah mekanisme kontrol berupa kode etik yang dikembangkan dan disepakati bersama didalam sebuah organisasi profesi .
     
       Dengan demikian seorang profesional, jelas harus memiliki profesi tertentu yang di peroleh melalui sebuah sebuah proses pendidikan maupun pelatihan yang khusus, dan disamping itu pula ada unsur semangan pengabdian (panggilan profesi) dalam melaksanakan suatu kegiatan kerja. Hal ini perlu ditekankan benar untuk membedakannya dengan kerja biasa (occupation) yang semata bertujuan untuk mencari nafkah atau kekayaan materiil duniawi.

Mudah-mudahan bermanfaat dan bisa jadi bahan ukur terhadap hal yang kita kerjakan selama ini.