Followers

Friday, December 20, 2013

Luas dan Tak Berujung


Masalah??
Ironi memang, tapi inilah kehidupan.

Sikap paling baik adalah kembali membuka tirai kehidupan yang sebenanya. Berusaha memperjelas pandangan yang masih kabur dalam kehidupan.

Mencoba memahami hari demi hari yang telah terlewati. Menggali misteri- misteri yg masih terpendam, serta mengeluarkannya dalam bentuk serpihan- serpihan ilmu agar mudah dipahami.

“Kesabaran..” Ya. Sebuah kata yang sering kali kita ucapkan. Kata yang menjadi penghibur hati, saat tumpukan masalah dan cobaan menghampiri. Sebuah kata yang menjadi penenang jiwa, saat gundah gulana melanda. Namun, tahukah kita arti “Kesabaran yang Sebenarnya.?”

Banyak teman kita yang tidak merasakan kebahagiaan dalam menjalani hidup ini karena kurangnya rasa syukur dan sabar. Padahal, suatu kebahagiaan dibangun dengan 2 landasan, yaitu syukur dan sabar.

  • Sabar bukanlah diam tanpa kata.
  • Sabar bukanlah diam menunggu berlalunya sesuatu.
  • Sabar bukanlah sikap pasrah dalam menghadapi sesuatu.
Namun “Kesabaran yang Sebenarnya” adalah: sifat itiqomah, disertai keimanan dan ketaqwaan saat menjalani rangkaian cobaan dalam mahligai kehidupan, baik itu kesedihan maupun kebahagiaan.

Banyak orang yang belum memahami arti sebuah ‘Kesabaran yang Sebenarnya’, sehingga mereka mengatakan: “Kesabaran itu ada batasnya”. Padahal sabar itu tanpa batas.
Kesabaran akan terus bertambah seiring dengan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah swt.

Hal ini pernah ditunjukkan oleh Nabi Muhammad saw. Disaat beliau berjuang menyebarkan agama islam dengan kelembutan hatinya, banyak orang- orang kafir yang memusuhinya.

Nabi Muhammad diancam, dicaci, diludahi, bahkan dilempar dengan kotoran sekalipun.
Namun beliau tetap tersenyum dan tidak menaruh dendam sedikitpun, sehingga ia mendapatkan gelar ‘Ulul Azmi’, karena mempunyai tingkat kesabaran dan ketabahan yang luar biasa.

Bagaimana dengan keadaan kita sekarang..?

Saat segelintir cobaan menerpa, kita langsung mengeluh dan putus asa.
Padahal, tahukah Kita.?

Bahwa cobaan yang kita hadapi ini belum ada apa- apanya, karena sesungguhnya cobaan dan ujian terberat dialami oleh para Nabi dan Rosul.

Sa'ad bin Abi Waqqash berkata, "Aku bertanya kepada Rasulullah saw, "Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujian dan cobaannya?" Nabi saw menjawab: "Para nabi, kemudian yang menyerupai mereka dan yang menyerupai mereka. Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Jika agamanya tipis (lemah) dia diuji dengan ringan dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai itu (keras). Seorang diuji terus- menerus hingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa- dosa”. (HR. Bukhari)

Rosulullah pun bersabda: “Ketahuilah, apa yang luput dari kamu adalah sesuatu yang pasti tidak mengenaimu, dan apa yang akan mengenaimu pasti tidak akan meleset dari kamu. Kemenangan (keberhasilan) hanya dapat dicapai dengan kesabaran. Kelonggaran bersamaan dengan kesusahan dan datangnya kesulitan bersamaan dengan kemudahan”. (HR. Tirmidzi)

Allah juga berfirman dalam Q.S Al Anfaal: 66, “Jika ada diantaramu 100 orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan 200 orang; dan jika diantaramu ada 1000 orang (yang sabar), niscaya mereka akan dapat mengalahkan 2000 orang, dengan izin Allah. Dan Allah beserta orang- orang yang sabar”.

Allah bahkan memberikan penghargaan yang luar biasa kepada orang- orang yang sabar dalam firmannya: "Salamun 'alaikum bima shabartum" (Selamat atasmu karena kesabaranmu), maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu” (Q.S Ar Ra’d: 24). Sabar telah menjadi kunci kesuksesan dalam mengarungi deburan ombak kehidupan. Karena sabar menjadi senjata kita untuk meraih datangnya pertolongan Allah swt.
“Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang- orang yang sabar”. (Q.S Al Baqarah: 153).

Bagaimana dengan Kita..??

Masihkah Kita mengatakan bahwa ‘Kesabaran itu ada batasnya.?’

Dan sudahkah Anda menjadi manusia- manusia tangguh yang mempunyai ‘Kesabaran yang Sebenarnya..? Waktu masih panjang, jalan yang harus ditempuh masih jauh. Jadi masih banyak waktu, mari sama-sama berbenah diri, dan mencari serta melakukan apa yang terbaik di Dunia ini, ‘hidup ini tidak hanya sekali’. Jangan sampai kita menyesal di kemudian hari. Amiin…

Berfikir Positif >> Berjiwa Besar


Banyak orang tidak menyadari bahwa di dalam dirinya terdapat kekuatan tersembunyi yang luar biasa.  
Kekuatan ??

Mungkin kita bertanya-tanya kekuatan apa dan apakah kita mempunyai kekuatan yang luar biasa ??
" Kekuatan pikiran ". 

Keberhasilan dan kesuksesan seseorang bukan ditentukan oleh besarnya otak seseorang, melainkan oleh besarnya cara dan pola berpikir seseorang

Bagaimana caranya berfikir positif ?? 

Sedikit langkah-langkah kecil dalam membentuk cara berpikir positif..

1. Percayalah pada diri Anda bahwa Anda dapat berhasil.
 Banyak orang meremehkan dan menganggap dirinya lemah dan tidak mampu, sehingga hal ini mempengaruhi kehidupan dan pikiran kita. Jika anda berpikir bahwa anda bisa dan mampu, pasti dalam pikiran kita akan selalu memikirkan hal-hal yang positif yang dapat memotivasi diri kita. Dan sebaliknya, jika kita berpikir kita tidak mampu

2. Percaya diri dan hilangkan ketakutan.
Kebanyakan orang merasa minder dan tidak berdaya dengan keadaan dirinya. yang perlu diingat adalah Kepercayaan diri tidak terlahir begitu saja, " semua kepercayaan dipelajari dan dikembangkan ". Dan tak seorang pun yang dilahirkan dengan kepercayaan diri. 
salah satu cara meningkatkan rasa percaya diri anda adalah :
  • Duduk di kursi barisan terdepan di setiap perkumpulan,
  • Lakukan kontak mata dengan lawan bicara anda,
  • Tersenyum yang lebar
Tindakan adalah hal yang mengalahkan ketakutan. Dan kebimbangan adalah pemupuk rasa takut.
Berpikir dengan percaya diri dan bertindak pula dengan percaya diri.kurung rasa takut anda.
Lalu, ambil tindakan yang tepat, jangan ragu dalam mengambil keputusan karena hal itu akan membuat anda semakin memperbesar rasa ketakutan anda.

3. Berpikir besar
Bepikir besar berkaitan dengan hal-hal yang positif, antara lain :
  • Menggunakan kata-kata yang positif dan mengandung motivasi.
  • Menggunakan kata-kata yang baik terhadap orang lain, sehingga membesarkan hati orang lain. Karena pada dasarnya semua orang merindukan dan mengidamkan pujian.

Cara anda berpikir menentukan bagaimana anda bertindak. Cara anda bertindak pada dasarnya menentukan, Bagaimana orang lain bereaksi terhadap anda.
 
4. Lingkungan.
Lingkungan juga mempengaruhi dalam pola  pikir dan tindakan anda. Anda harus mencari lingkungan yang positif ( yang memiliki tujuan yang sama yaitu keberhasilaan ), bukan sebaliknya yaitu lingkungan yang membuat anda semakin terpuruk (yang mengatakan anda tidak mampu melakukan hal-hal yang besar dan hal itu membuat anda berpikir negatif). 
Jangan membiarkan orang yang meremehkan atau merendahkan anda, buatlah orang yang mengatakan demikian terkagum dan salah menilai anda.


Ini adalah sebagian kecil dari cara berpikir positif dan berjiwa besar. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi anda. " Perubahan kecil merupakan awal dari perubahan besar "