Followers

Wednesday, January 1, 2014

Syukuri >>> Rasakan Kebahagiaan

Kunci kebahagiaanSiapa yang tidak ingin bahagia?
Tentu tidak ada. 

Hanya orang aneh yang tidak mau bahagia. Sayangnya, belum tentu semua orang dapat menemukan kebahagiaan. Kebahagiaan hanya bisa dirasakan oleh mereka dapat menemukan kuncinya. 

Tidak peduli apakah ia orang paling berkedudukan di dalam satu komunitas, apakah ia orang yang paling berharta, atau ia orang yang paling terkenal, kalau ia belum mampu menemukannya, sangat mungkin ia sulit mendapatkan kebahagiaan.
Kunci kebahagiaan bukan terletak dibalik banyaknya uang atau harta yang dimiliki seseorang. Meskipun, bisa saja harta menambah kebahagiaan seseorang. 

Faktanya, banyak orang yang jauh lebih kaya hartanya, tapi justru tidak lebih bahagia dari orang yang lebih sedikit hartanya. Jika harta adalah kunci kebahagiaan, maka secara matematik, orang yang semakin banyak harta akan semakin bahagia sebanyak lipatan kekayaan yang dimilikinya.
#terlalu miris jika kita anologikan demikian.
 
Kunci Kebahagiaan

Sesungguhnya kunci kebahagiaan terletak di balik rasa syukur. Tidak perduli bagaimanapun keadaan kita, jika kita mampu mensyukuri nikmat yang (pasti) ada pada diri kita masing-masing, maka kita akan melihat kebahagiaan itu datang dan berpendar di hati kita.

Karena sejatinya, jika syukur sudah tertanam dalam dihati, sebesar dan sekeras apapun cobaan, yang memicu kemunculan amarah, akan lunak dengan sebuah sujud dan tangis syukur yang telah diberikan jauh-jauh hari telah dicukupkan oleh Ar-Rahman.

Cara bersyukur

Kita sudah tahu bahwa kunci bahagia terletak di balik rasa syukur. Pertanyaannya, bagaimana caranya kita bersyukur. 

Tidak ada cara lain kecuali tetap focus pada apa yang kita miliki lalu syukuri apa yang ada sekecil apapun itu. Jangan pernah mengeluhi apa yang kita dapati. Mulainya mensyukuri setiap hal (baik kecil, apalagi besar) yang ada pada kita. 

Ini mungkin terasa berat di awalnya, tapi tidak ada cara lain kecuali mulai melakukannya sekarang juga, lalu dijadikan kebiasaan, maka pada akhirnya semakin lama ini akan semakin mudah kita lakukan. Rasa syukur dapat di wujudkan melalui aktivitas hati dan pikiran, lisan, maupun perbuatan anggota badan. 

Melalui hati dan pikiran, rasa syukur dapat di wujudkan dengan senantiasa mengingat Allah dalam setiap hal, waktu dan kondisi apapun, terlebih lagi ketika anda mendapatkan nikmat yang luar biasa. Namun sekali lagi, perlu diingat bahwa tidak akan pernah ada detik-detik yang berlalu tanpa nikmat Allah SWT. Sehingga, semakin banyak Anda mengingat Allah, semakin banyak peluang Anda meraih kebahagiaan hidup. Aktivitas hati dan pikiran inilah yang akan senantiasa menjaga manusia untuk selalu ingat kepada Allah SWT, zat yang memberikan sumber kebahagiaan bagi manusia.

Melalui aktivitas lisan, rasa syukur dapat diwujudkan berupa ucapan “Alhamdulillah” di setiap kesempatan, terutama ketika kita merasakan nikmat yang luar biasa pada diri kita. Ucapan “Alhamdulillah” pada sejatinya adalah ekspresi yang memperkuat nilai-nilai ketauhidan dan menumbuhkan sikap penghambaan yang semakin tunduk kepada Allah SWT.

Melalui ucapan ini, seorang hamba sepenuhnya mengembalikan Segala pujian, nikmat dan kebahagiaan kepada Allah SWT. Pujian apapun di seluruh alam ini adalah hanya milik Allah SWT. Dengan senantiasa membiasakan mengucapkan “Alhamdulillah” disetiap rasa syukur yang kita dapati, atas izin Allah SWT akan mendatangkan kebahagiaan bagi yang mengucapkannya. 

Melalui aktivitas tubuh atau perbuatan. Ini tentu dilakukan dalam bentuk ibadah perbuatan sebagai bentuk rasa syukur atas berbagai nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Dengan nikmat Islam, Allah jadikan kita mengenal sumber-sumber kebaikan, demikian pula dengan nikmat iman dan juga kesehatan. Menggunakan nikmat iman, islam, dan kesehatan untuk senantiasa beribadah kepada Allah melalui aktivitas tubuh dan perbuatan merupakan tanda ketakwaan kepada Allah SWT. Apalagi ini semua dilakukan dengan penuh kesadaran akan berbagai nikmat yang Allah berikan kepada kita. 

Allah SWT berfirman: “Jika engkau mensyukuri nikmatKu, maka akan Aku tambah nikmatKu, tapi jika engkau mengingkari, sesungguhnya azabKu amat pedih” (TQS. Ibrahim:7)

mudah-mudahan bisa bermanfaat, tak lupa ucapan terima kasih buat #mas Dede Heri Yuli Yanto

2 comments:

Makasih untuk semua yang udah mampir.