Sulit dijelaskan dengan katakata hal terpenting yang selalu menahan diriku untuk berontak adalah kebahagiaanmu,aku tak tau, harus melampiaskan dengan cara apa,
dirimu itu sepesial dihatiku,
nyesek itu pasti,
tapi hal itu selalu aku hilangkan dengan senyuman pilu,
rasanya udah banyak cara ku tempuh untuk melepaskan perasaan ini,
kucoba mencari alternatif lain,
namun yang terjadi adalah sebaliknya
aku tak merasa bahagia,
aku tau ini rencana tuhan, tapi yang aku tak tau adalah aku hampir selalu kalah dalam perjuangan diriku melawan hawa nafsu yang selalu menggiring hasratku kepadamu,
maaf tuk semua salah yang sudah aku perbuat kepadamu,
sorry, aku tak bisa menahan lebih lama lagi,
aku selalu menantikan moment untuk berbicara kepadamu,
selalu dan selalu kutunggu,
walaupun mungkin dalam waktu yang panjang sampai aku merasa bahwa Tuhan memberikan banyak hikmah untuk semua hal yang aku jalani saat ini,
aku belum tau apa yang kau pikirkan terhadap diriku,
tapi yang jelas, sikapmu mengisyaratkan bahwa dirimu sedikitpun tak menaruh rasa respect kepadaku.
tapi tak apa, bukan itu yang aku cari,
aku mencoba mengalihkan hasratku kepada hal yang lebih positif,
dengan ini semua aku lebih bersemangat dalam mewujudkan impianku,
tetap impresif,
jangan bikin aku sedih,
(kebiasaan sering disakiti)
dan aku sudah mendapatkan separuh impianku di sini.
itu ku temukan dimatamu,

No comments:
Post a Comment
Makasih untuk semua yang udah mampir.